TINGKATKAN LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI, PEMPROV - PGASCOM JALIN KERJASAMA

Fachrori : Kemajuan Teknologi buka Bisnis Baru bagi Masyarakat

Guna meningkatkan layanan teknologi informasi dan telekomunikasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menjalin kerja sama dengan Pgascom, perusahaan dengan bidang usaha pada penyediaan jasa teknologi informasi dan telekomunikasi. Gubernur Jambi, Dr.Drs.H. Fachrori Umar,M.Hum bersama Direktur Utama PT PGAS Telekomunikasi Nusantara, Dwika Agustianto menandatangani kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman yang disatukan dalam Seminar Nasional Jambi Smart Province di Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Dinamika Bangsa Jambi,  pada Senin (29/04/2019).

Fachrori mengemukakan bahwa seiring dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi informasi membawa banyak manfaat positif bagi masyarakat, baik di kota maupun di pedesaan, usaha berbasis digital tumbuh dan berkembang, hal ini dapat dilihat dari terbukanya peluang bisnis baru bagi masyarakat secara alami yang dikenal dengan Bisnis Start-up.

"Di zaman globalisasi saat ini, kita dimanjakan oleh teknologi yang semakin canggih, kita mendapat berbagai kemudahan dalam menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari, ini bisa berdampak positif namun juga bisa berdampak negatif, dampak negatif dalam penyebaran suatu informasi yang tidak benar atau yang tidak bisa dipertanggungjawabkan yang membuat keresahan ditengah masyarakat atau berita hoaks sangat cepat sekali di media sosial, terkadang justru menjadi pemecah belah masyarakat," ujar Fachrori.

"Tapi sebaliknya teknologi informasi akhir-akhir ini banyak membawa manfaat positif bagi kemajuan masyarakat, baik itu di perkotaan maupun di pedesaan. Sudah tidak terhitung pula usaha-usaha ekonomi berbasis digital yang tumbuh dan berkembang pesat telah memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian ditengah masyarakat," kata Fachrori.

Fachrori mengatakan, kemajuan teknologi informasi juga membantu dan mengubah paradigma pemerintahan menuju tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik. "Dengan bantuan teknologi informasi, pemerintah sudah mulai menuju pemerintahan yang akuntabel, transparan serta memberikan berbagai kemudahan dalam penyediaan layanan publik kepada masyarakat," lanjut Fachrori.

Lebih lanjut Fachrori menjelaskan, dalam rangka menghadapi Revolusi Industri 4.0, masyarakat harus mampu mengidentifikasi tantangan Education 4.0 dan menyiapkan langkah strategi untuk menjawab tantangan tersebut. “Kita ditutunt untuk memahami tantangan dalam education 4.0, pencapaian education 4.0 dari sisi SDM, regulasi, infrastruktur dan teknologi," jelasnya.

Direktur Utama PT PGAS Telekomunikasi Nusantara, Dwika Agustianto menyampaikan, pengembangan dan penerapan informasi telekomunikasi sebagai suatu keniscayaan.

"Industri komunikasi di era digital tidak hanya melahirkan aspek-aspek ekonomi dan menjembatani, keamanan, pendidikan dan pemerintahan, sosial dan kemasyarakatan juga sudah menjadi gaya hidup insan di dunia. Dengan perkembangan internet segalah hal tanpa batas, ini perlu partisipasi pemerintah yang pro aktif, interaktif, partisipasif yang didukung informasi pintar, ujar Dwika.

Selanjutnya, Dwika mengucapkan selamat atas capaian Provinsi Jambi yang telah meraih Penghargaan Indonesia Smart Nation Award (ISNA) pada Tahun 2018 pada kategori Best Smart Economy.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Ir. Nurachmat Herlambang, MMA menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah untuk mengembangkan potensi diri mahasiswa dalam berkomunikasi melalui informasi komunikasi dalam kegiatan belajar, berkerja, dan berbagai aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, juga diadakan penandatanganan kesepakatan PT PGAS Telekomunikasi Nusantara dengan 5 Perguruan tinggi di Provinsi jambi tentang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pengembangan Sumber Daya diantaranya dengan Stikom Dinamika Bangsa, Universitas Jambi, STMIK Nurdin Hamzah, Universitas Adiwangsa Jambi, AKAKOM.

Sebagaimana diketahui bahwa pada seminar nasional tersebut dihadiri oleh 500 peserta yang terdiri dari mahasiswa/i pada beberapa perguruan tinggi di Provinsi Jambi.

Turut hadir pada acara tersebut Forkopimda, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, Ketua Umum Relawan TIK Wilayah Jambi, dan para Relawan TIK.