Hubungi Kami: 0741-66269 | E-mail: diskominfo@jambiprov.go.id

SEKDA : PEMERINTAH PROVINSI JAMBI DUKUNG SEPENUHNYA PENGEMBANGAN SDM

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H. Ridham Priskap, SH, MH, MM menyatakan bahwa pemerintah Provinsi Jambi memberi dukungan sepenuhnya terhadap upaya pengembangan Sumber Daya Manusia. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri Seminar Nasional dan Rakornas Formadina dengan tema Membangun Mahasiswa yang berkualitas dan kompetitif dalam menghadapi tantangan di era MEA, Senin (4/4) bertempat di auditorium IAIN STS Jambi kampus Telanaipura. Acara ini turut menghadirkan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Muhammmad Hanif Dhakiri.

Dijelaskan Sekda bahwa kampus menjadi tempat yang strategis dalam menghasilkan SDM berkualitas dimana pada era MEA ini tidak ada lagi batasan untuk memperolah tenaga kerja, dan upaya untuk menghadapi era globalisasi ini adalah dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia.

“Tidak ada kata lain kita harus mampu bersaing dan caranya adalah peningkatan SDM kita, dan IAIN harus siap dengan memaksimalkan segala potensi yang ada, dan Pemprov memberikan dukungan sepenuhnya terhadap program IAIN dan segala aspirasi yang dibawa di forum ini terutama aspirasi bagaimana kita meningkatkan SDM di Provinsi Jambi”ujar Sekda.

Dilanjutkan Sekda bahwa saat ini APBD Provinsi Jambi mencapai Rp 3,7 triliun dan harus dianggarkan untuk 11 kabupaten/kota. “Saat ini infrastruktur jalan menuju aksebilitas masih menjadi prioritas pembangunan, dan pendidikan pun menjadi prioritas pembangunan, dan pemerintah siap menerima kritik, saran yang dilakukan mahasiswa atau siapa saja dan tentunya dilakukan sesuai dengan koridornya, kita berharap pendidikan akan semakin baik guna mencapai Jambi TUNTAS 2021”ujarnya.

Disampaikan Sekda sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap IAIN maka pemerintah ikut terlibat dalam proses beralihnya IAIN sebagai Universitas Islam Negeri.” Saya hadir bersama Rektor IAIN dan kewajiban kami untuk mendukung, dengan hadir untuk penandatangan asset sebagai kelengkapan untuk proses berikutnya”katanya.

Sementara itu Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Muhammmad Hanif Dhakiri menyatakan bahwa saat ini IAIN  harus lebih berani dan lebih maju, karena diharapkan dari IAIN ini akan muncul SDM yang bukan saja cerdas tetapi memiliki karakter yang kuat.

“ Kalau berbicara  daya saing industri maka produk harus bagus, murah, dan cepat produksi dan penjualannya, dan kalau berbicara tentang tenaga kerja yang berdaya saing harus memiliki syarat seperti karakter yang bagus, disiplin, etos kerja yang baik, memiliki kompetensi atau keahlian dan juga harus inovatif/ kreatif. Lulusan IAIN harus mampu berdaya saing dan lulusan IAIN harus mampu berguna dan berdaya saing di masyarakat”ujar Menteri.

Disampaikan Menteri bahwa saat ini tidak relevan lagi bertanya bagaimana menghadapi MEA, karena saat ini persaingan sudah berlangsung. “Siap tidak siap, mau tidak mau kita telah memasuki dan menghadapi MEA, dan Indonesia harus jadi pemain dan pemenang, dan untuk itu Indonesia harus meningkatkan daya saingnya, itulah tantangan kita”katanya.

 

0 Komentar

Komentar Anda

Reply to the post


Visual CAPTCHA Masukkan kode validasi

Untuk masalah keamanan, kami akan menyimpan alamat IP Komputer anda