Hubungi Kami: 0741-66269 | E-mail: diskominfo@jambiprov.go.id

NURACHMAT HERLAMBANG : SINERGITAS ANTARA PEMERINTAH DAERAH DAN PEMERINTAH PUSAT DIPERLUKAN DALAM MENDISEMINASIKAN INFORMASI YANG MERATA

Bijak dan Selektif Sangat Diperlukan dalam Mendistribusikan Suatu Informasi

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi Ir. Nurachmat Herlambang, MMA menjelaskan bahwa masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial, mengingat bahwa banyak sekali akhir-akhir ini berita-berita yang beredar memuat tentang hoax maupun ujaran kebencian (hate speech). Hal ini diungkapkannya saat diwawancarai usai acara Rapat Koordinasi Kanal Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se- Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan pada Senin (29/08) bertempat di Hotel Swiss Bell Jambi.

“Saya menyambut baik acara Rakor yang digagas Kementerian Kominfo RI ini, karena kita tahu bahwa di era digital sekarang ini kita harus mampu mengikuti arus zaman yaitu dengan menggunakan teknologi yang salah satunya yaitu media sosial. Dalam hal menggunakan media sosial kita sebagai masyarakat yang cerdas harus dapat memilah mana berita yang fakta dan mana yang hoax atau bersifat kabar bohong. Untuk itu seluruh lapisan masyarakat diharapkan jelih dalam memfilter berita-berita yang beredar di media sosial.” Ujarnya

Jangan sampai kita terpancing untuk membagikan (share) kepada pengguna-pengguna media sosial lain, sehingga menimbulkan dampak yang dapat merugikan diri kita sendiri, karena kita tahu bahwa apabila kita mendistribusikan hal-hal yang memuat konten baik itu pornografi, fitnah maupun pencemaran nama baik, kita dapat dijerat dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Juncto Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).” Tambahnya

Sebagaimana diketahui bahwa acara yang digagas oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo RI ini selain mengundang peserta dari Kab/Kota dalam Provinsi Jambi juga mengundang peserta dari Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan, dan acara tersebut adalah yang pertama kali dilaksanakan di Sumatera.

Direktur Kemitraan Komunikasi Kemenkominfo RI Dedet Surya Nandika yang membuka acara tersebut, menyampaikan bahwa dibentuknya Inpres Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP) seharusnya dapat dimanfaatkan dengan efektif, mengingat hoax sudah mewabah dimana-mana melalui media sosial, untuk itu perlu dilakukan literasi digital kepada publik agar masyarakat lebih kritis, selektif menerima dan mengirim informasi serta cerdas dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Adanya inpres tentang PKP ini diharapkan kepada seluruh Kementerian, Lembaga dan Daerah dapat membentuk suatu narasi tunggal yang nantinya dikoordinasikan oleh Kementerian Kominfo bekerja sama dengan instansi pemerintah yang memiliki isu.

“tentu sangat luar biasa apabila masing-masing instansi memiliki kanal media dalam mendiseminasikan informasi sehingga dapat kita manfaatkan untuk mendiseminasikan seluruh kebijakan-kebijakan pemerintah.” Pungkasnya

 Dengan konten yang dibuat sama tersebut tentu membuat masyarakat jadi mengetahui seluruh kebijakan yang kita ambil.” Tambahnya

Dalam acara tersebut, hadirnya Staf Ahli Menteri Kominfo RI Bidang Hukum Prof. Dr. H. Henry Subiakto, SH, MA menambah antusias peserta, Henry dalam paparannya menjelaskan bahwa di era sekarang sangat mudah sekali membuat adu domba (devide et impera) sesama kita, hal inilah yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa kita.

Henry mencontohkan dengan banyaknya berita-berita dan foto-foto yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya dan telah mengalami proses editing. Untuk itu Ketua Panja UU ITE ini mengingatkan agar bijak dalam menyebarkan berita-berita di dunia maya. “kita harus tabayyun (konfirmasi) apakah berita yang kita sebar bersifat fakta atau hanya kabar bohong, kita harus hati-hati karena merugikan kita sendiri dimana ada sanksi yang harus kita terima apabila kita melakukan suatu tindak pidana yang diatur dalam UU ITE.” Ungkapnya

Turut hadir pula pada acara tersebut Alois Wisnuhardana dari Kantor Staf Kepresidenan.  

0 Komentar

Komentar Anda

Reply to the post


Visual CAPTCHA Masukkan kode validasi

Untuk masalah keamanan, kami akan menyimpan alamat IP Komputer anda