Hubungi Kami: 0741-66269 | E-mail: diskominfo@jambiprov.go.id

GUBERNUR TINJAU LOKASI PERPANJANGAN LANDASAN BANDARA

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas pembangunan Provinsi Jambi dibawah kepemimpinan Zumi Zola, diantaranya pengembangan Bandara Sultan Thaha Syaidudin Jambi. Meskipun bandara ini sudah dikembangkan, namun pengembangan bandara masih terus dilakukan, salah satunya dengan upaya perpanjangan landasan pacu bandara, yang existing (saat ini) sepanjang 2.200 meter untuk menjadi 2.600 meter.

Berkaitan dengan upaya perpanjangan landasan pacu tersebut, Gubernur Jambi, H.Zumi Zola, S.TP, MA  meninjau lokasi rencana perpanjangan landasan bandara, didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Ir. Benhard Panjaitan, MM, Jum’at (1/4). Dan, sehubungan dengan upaya perpanjangan landasan pacu bandara, ada sebagian jalan di dekat bandara yang harus ditutup, jika perpanjangan landasan bandara dilaksanakan. Menyikapi hal tersebut, Zola menyatakan bahwa jika jalan tersebut ditutup, harus ada jalan alternatif dan harus ada solusinya.

Kepada para wartawan yang mewawancarainya, Zola menyatakan,”Kita melihat lokasi untuk perpanjangan landasan dari 2.200 meter akan menjadi 2.600 meter. Ini ada hubungannya dengan besar kapasitas pesawat yang akan masuk ke Jambi, dan ini sudah saya sampaikan kepada Dirut Angkasa Pura waktu di Jakarta, beliau setuju. Saya mau lihat kondisinya di lapangan seperti apa. Kalau sudah ada perpanjangan landasan, maka jalan ini, jalan nasional, akan tertutup, tentu jalur lintasannya mesti kita cari tahu, kemana alternatifnya. Saya pikir ini penting dan sudah sampai informasinya ke keementerian terkait, tinggal bagaimana kesiapan kita di Jambi dalam kajian dan perencanaannya,” ujar Zola.

“Dari PU tadi mengatakan sudak oke, tidak ada masalah. Ini ada hubungannya juga dengan embarkasi haji, itu kan penting juga. Kita berharap, pesawat-pesawat yang masuk ke Jambi lebih banyak lagi dan lebih besar lagi kapasitasnya,” lanjut Zola.

“Jalur ini akan ditutup, otomatis jalan ini tidak bisa digunakan lagi, berarti kita harus mutar, mutar itu sampai ada jalan dari Kabupaten Muaro Jambi dan kota yang kena,” jelas Zola.

Ketika ditanya apakah ada lahan masyarakat yang kena akibat perpanjangan landasan bandara, Zola mengemukakan bahwa tidak ada lahan masyarakat yang kena. “Sudah bebas, justru di sini yang sudah bebas, kalau ke sana kena lahan masyarakat. Kita coba cari yang paling bagus, solusi yang terbaik, yang lebih sedikit kendala dan prosesnya lebih cepat.

Benhard Panjaitan menambahkan, rencana perpanjangan landasan bandara tersebut akan dipresentasikan tahun ini ke kementerian terkait, tentang kesiapan Pemerintah Provinsi Jambi dalam perencanaanya, termasuk usulan untuk pemasangan Instrument Landing System (ILS) Bandara Sultan Thaha.

Selanjutnya, didampingi oleh Benhard Panjaitan, Zola meninjau jalan alternatif yang, yang sebagian masuk dalam wilayah Kota Jambi dan sebagian lagi masuk wilayah Kabupaten Muaro Jambi, yakni ke arah Simpang Ahok.

 

0 Komentar

Komentar Anda

Reply to the post


Visual CAPTCHA Masukkan kode validasi

Untuk masalah keamanan, kami akan menyimpan alamat IP Komputer anda